Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Kemenangan 2-1 atas Inggris Dicemari Kontroversi Spanduk Malvinas

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Kemenangan 2-1 atas Inggris Dicemari Kontroversi Spanduk Malvinas
Football

Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026, Kemenangan 2-1 atas Inggris Dicemari Kontroversi Spanduk Malvinas

Devi Sry Atmaja · 17 Juli 2026 · 12.43 WIB · 2 dibaca

Amerika Serikat – Argentina berhasil melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris dengan skor tipis 2-1. Namun, euforia kemenangan tersebut langsung dibayangi kontroversi setelah para pemain Argentina membentangkan spanduk bertuliskan "Las Malvinas son Argentinas" di lapangan.

Spanduk yang memuat klaim Argentina atas Kepulauan Falkland (Malvinas) tersebut langsung menjadi sorotan dunia. Aksi ini dinilai berpotensi melanggar aturan FIFA dan International Football Association Board (IFAB) yang secara tegas melarang segala bentuk simbol, pesan, atau pernyataan politik di dalam lapangan pertandingan sepak bola.

Kemenangan Argentina atas Inggris memang selalu sarat emosi mengingat sejarah perseteruan kedua negara, termasuk Perang Falkland tahun 1982. Namun, aksi para pemain yang dipimpin Lionel Messi cs ini berisiko tinggi. FIFA dan IFAB dikhawatirkan akan memberikan sanksi, mulai dari denda hingga kemungkinan diskualifikasi, meski Argentina telah mengamankan tempat di final.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari FIFA mengenai tindak lanjut atas insiden tersebut. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) belum memberikan komentar terkait aksi spanduk Malvinas yang dilakukan para pemainnya.

Kemenangan ini membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia setelah sukses menjadi juara pada edisi 2022 di Qatar. Di partai puncak nanti, mereka akan menghadapi pemenang antara dua tim semifinal lainnya. Meski demikian, sorotan kini lebih tertuju pada potensi sanksi yang mengancam La Albiceleste.

Kontroversi ini kembali mengingatkan bahwa sepak bola tidak bisa sepenuhnya terpisah dari isu politik, terutama ketika melibatkan rivalitas historis antarnegara.

Tag
Memuat tag...