Duka Mendalam di Katingan: Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Gugur, Satu Rekan Masih Hilang Pasca Penggerebekan Bandar Narkoba

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Duka Mendalam di Katingan: Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Gugur, Satu Rekan Masih Hilang Pasca Penggerebekan Bandar Narkoba
Nasional

Duka Mendalam di Katingan: Bripda Nopandri Ramadhana Ditemukan Gugur, Satu Rekan Masih Hilang Pasca Penggerebekan Bandar Narkoba

Devi Sry Atmaja · 05 Juli 2026 · 14.41 WIB · 2 dibaca

Katingan, Kalimantan Tengah – Tragedi menimpa jajaran Satresnarkoba Polres Katingan saat melaksanakan penggerebekan bandar obat terlarang di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah. Bripda Nopandri Ramadhana, salah satu personel yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan dalam keadaan gugur pada Sabtu (4 Juli 2026). Jenazahnya ditemukan di aliran Sungai Katingan, sekitar radius 4 kilometer dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini semakin menyayat hati karena sebelumnya, Aiptu Yudhie Perdana Putra telah gugur akibat perlawanan sengit dari kelompok pelaku. Sementara itu, Aiptu Sumaryanto masih dinyatakan hilang hingga berita ini diturunkan. Tim gabungan terus berupaya keras melakukan pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.

Penggerebekan yang dilakukan Satresnarkoba Polres Katingan pada Kamis (2 Juli 2026) awalnya berjalan sesuai rencana. Namun, situasi berubah drastis ketika kelompok bandar narkoba memberikan perlawanan hebat menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api rakitan.

Aiptu Yudhie Perdana Putra menjadi korban pertama yang gugur di tempat kejadian akibat luka bacok. Dua rekannya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dilaporkan hilang di tengah kekacauan. Tim gabungan Polri, Basarnas, TNI, dan BPBD segera dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif, termasuk menyisir aliran sungai.

Pada Sabtu (04/07/2026), tim berhasil menemukan jenazah Bripda Nopandri Ramadhana yang tersangkut di dahan kayu di Sungai Katingan, tepatnya di kawasan Desa Tumbang Lahang. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk proses autopsi dan identifikasi lebih lanjut.

Bareskrim Polri menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para personel. "Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi institusi. Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Satu pelaku berinisial S telah ditangkap dan penyidikan terus berlanjut. Backup penuh diberikan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas," tegasnya.

Senada dengan itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono juga menyampaikan rasa duka yang mendalam. Pihaknya memprioritaskan penyelamatan anggota dan pengungkapan tuntas kasus ini.

Aiptu Yudhie Perdana Putra dan Bripda Nopandri Ramadhana merupakan personel yang berdedikasi tinggi dalam memberantas peredaran narkotika. Gugurnya mereka dalam menjalankan tugas menjadi pengingat betapa beratnya tantangan yang dihadapi aparat penegak hukum di lapangan. Masyarakat dan pemerintah daerah Katingan turut menyampaikan belasungkawa mendalam.

Tag
Memuat tag...