Said Iqbal Pastikan Buruh Tak Gelar Aksi hingga September 2026, Bantah Isu Kerusuhan

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Said Iqbal Pastikan Buruh Tak Gelar Aksi hingga September 2026, Bantah Isu Kerusuhan
Nasional

Said Iqbal Pastikan Buruh Tak Gelar Aksi hingga September 2026, Bantah Isu Kerusuhan

Rizqi Akbar Sadly · 07 Agustus 2026 · 16.48 WIB · 4 dibaca

JAKARTA — Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, memastikan kelompok buruh yang berada di bawah kepemimpinannya tidak akan menggelar aksi demonstrasi maupun unjuk rasa sepanjang Agustus hingga September 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Said sebagai respons terhadap kabar mengenai potensi aksi besar yang disebut-sebut akan dilakukan kalangan pekerja pada Agustus ini.

Said menegaskan, tidak adanya aksi tersebut menjadi sikap yang diambil organisasi buruh yang dipimpinnya. Ia juga meminta masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar terkait rencana pengerahan massa dalam jumlah besar selama periode Agustus hingga September 2026.

Selain soal aksi demonstrasi, Said turut membantah isu mengenai potensi kerusuhan yang disebut akan terjadi dalam rangkaian aksi buruh pada Agustus-September 2026. Menurutnya, informasi mengenai potensi kerusuhan tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan sikap kelompok buruh yang berada di bawah koordinasinya.

Pernyataan itu disampaikan Said dalam konferensi pers yang digelar secara daring. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan sikapnya terkait isu yang berkembang di tengah masyarakat sekaligus menepis kabar mengenai adanya agenda aksi besar buruh dalam waktu dekat.

Dalam konferensi pers tersebut, kondisi Said juga menjadi perhatian. Ia tampak mengikuti konferensi dengan selang infus yang masih terpasang di tangannya. Meski demikian, Said tetap menyampaikan keterangannya terkait situasi dan isu yang berkembang mengenai rencana aksi buruh.

Dengan pernyataan tersebut, Said berharap kabar mengenai rencana aksi besar maupun potensi kerusuhan pada Agustus hingga September 2026 tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kelompok buruh yang berada di bawah kepemimpinannya tidak akan melakukan aksi demonstrasi atau unjuk rasa selama periode tersebut.

Tag
Memuat tag...