Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Tim Nasional Jepang Kembali Dipuji Dunia: Ruang Ganti Ditinggalkan Bersih Mengkilap Usai Imbang 2-2 Lawan Belanda
Football

Tim Nasional Jepang Kembali Dipuji Dunia: Ruang Ganti Ditinggalkan Bersih Mengkilap Usai Imbang 2-2 Lawan Belanda

Fazlur Rahman · 17 Juni 2026 · 13.43 WIB · 3 dibaca

Jakarta – Sikap disiplin dan sportivitas tinggi kembali ditunjukkan Tim Nasional Jepang. Meski baru saja bermain imbang 2-2 melawan Belanda dalam pertandingan yang ketat, para pemain Samurai Biru justru meninggalkan ruang ganti dalam kondisi sangat bersih dan rapi sebelum meninggalkan stadion.

Foto yang dibagikan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) melalui akun resmi mereka langsung menjadi viral dan menuai pujian dari berbagai kalangan, termasuk suporter, media internasional, hingga sesama pesepakbola. Dalam gambar tersebut terlihat jersey pemain telah dilipat rapi, sampah dikumpulkan dengan tertib di dalam kantong plastik, botol minum ditata secara apik, dan seluruh area yang digunakan para pemain dibersihkan hingga bersih mengkilap.

“Budaya menghormati fasilitas dan orang lain ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari tim kami,” ujar salah satu pernyataan yang menyertai unggahan JFA. Sikap ini bukan kali pertama dilakukan Tim Jepang. Sebelumnya, mereka juga kerap mendapat apresiasi di berbagai turnamen besar, termasuk Piala Dunia dan Asian Cup, karena kebiasaan membersihkan ruang ganti setelah bertanding.

Menurut pengamat sepak bola, sikap tersebut mencerminkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat yang kuat dalam budaya Jepang. Di negeri Matahari Terbit, konsep omotenashi (keramahan tulus) dan kaizen (perbaikan berkelanjutan) tidak hanya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, melainkan juga merembes ke dunia olahraga.

“Tim Jepang tidak hanya bermain dengan skill tinggi, tetapi juga dengan karakter yang luar biasa. Mereka mengajarkan bahwa sepak bola bukan hanya soal hasil di lapangan, tapi juga tentang integritas dan penghargaan terhadap lingkungan sekitar,” kata seorang komentator olahraga asal Eropa yang menyaksikan pertandingan tersebut.

Pujian juga datang dari netizen di berbagai platform media sosial. Banyak yang membandingkan dengan kebiasaan tim-tim lain yang kerap meninggalkan ruang ganti berantakan. “Jepang selalu beda. Ini baru namanya profesionalisme sejati,” tulis salah satu komentar yang banyak mendapat like.

Pertandingan melawan Belanda berlangsung sengit dengan skor akhir 2-2. Jepang sempat unggul lebih dulu, namun Belanda berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua. Meski gagal meraih kemenangan, performa Tim Jepang dinilai semakin matang di bawah arahan pelatih mereka. Kekompakan dan mentalitas juang yang ditunjukkan di lapangan berlanjut hingga ke ruang ganti.

Kebiasaan positif ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi tim-tim Asia lainnya. Di tengah persaingan yang semakin ketat, aspek non-teknis seperti disiplin dan etika justru menjadi pembeda yang sangat dihargai dunia internasional.

Dengan sikap seperti ini, Tim Nasional Jepang tidak hanya membangun reputasi sebagai tim yang tangguh di lapangan, tetapi juga sebagai tim yang memiliki kelas dan karakter tinggi di luar lapangan. Sesuatu yang patut dicontoh oleh banyak negara.

Tag
Memuat tag...