Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tiga Anak Kakak Beradik Tewas Usai Rumah Terbakar karena Lilin

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tiga Anak Kakak Beradik Tewas Usai Rumah Terbakar karena Lilin
Nasional

Tragedi Kebakaran di Sukabumi, Tiga Anak Kakak Beradik Tewas Usai Rumah Terbakar karena Lilin

Devi Sry Atmaja · 26 Juli 2026 · 18.21 WIB · 2 dibaca

Sukabumi – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah panggung di Kampung Babakan Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Tragedi ini merenggut nyawa tiga anak yang masih berusia sekolah dasar (SD), PAUD, dan balita.

Kapolsek Nyalindung, Iptu M. Yanuar Fajar, menjelaskan kronologi kejadian. Petaka bermula dari pemadaman aliran listrik yang melanda wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB. Dalam kondisi gelap gulita, sang kakak tertua sempat menyalakan lilin di ruang tamu sebagai penerangan darurat sebelum akhirnya beranjak tidur bersama adik-adiknya dan neneknya.

“Tadi kejadian kurang lebih pukul 19.30, di mana kronologi anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena kondisi lagi mati lampu. Nah, setelah menyalakan lilin, kemudian tidur dan terjadilah kebakaran,” ungkap Fajar kepada detikJabar di lokasi kejadian.

Api diduga merambat cepat karena material rumah yang didominasi bilik bambu dan kayu. Bangunan berukuran sekitar 6x9 meter ludes terbakar dalam hitungan menit. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pendinginan.

Ketiga korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar akibat luka bakar yang sangat parah. Mereka adalah saudara kandung yang tinggal bersama neneknya. Sementara sang nenek dan salah satu cucu berhasil menyelamatkan diri dengan luka ringan.

Tim medis dari Puskesmas Cijangkar yang memeriksa korban menyatakan ketiga anak tersebut meninggal dunia dengan luka bakar derajat tiga di sekujur tubuh. Pihak keluarga telah menerima musibah ini dengan ikhlas dan menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi.

Polisi masih mendalami penyebab pastinya, namun dugaan sementara mengarah pada lilin yang ditinggalkan menyala di ruang tamu. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya penggunaan lilin sebagai penerangan darurat, terutama di rumah dengan material mudah terbakar.

Warga sekitar dan keluarga korban tengah berduka mendalam atas musibah yang menimpa. Pemerintah setempat diharapkan segera memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Tag
Memuat tag...