GRIB Jaya Bantah Anggota Terlibat Kericuhan Demo 27 Agustus, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
GRIB Jaya Bantah Anggota Terlibat Kericuhan Demo 27 Agustus, Ancam Tempuh Jalur Hukum
Nasional

GRIB Jaya Bantah Anggota Terlibat Kericuhan Demo 27 Agustus, Ancam Tempuh Jalur Hukum

Devi Sry Atmaja · 01 September 2026 · 22.24 WIB · 3 dibaca

JAKARTA - Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya membantah tudingan yang menyebut anggotanya terlibat dalam kericuhan demonstrasi yang terjadi pada 27 Agustus 2026. Organisasi tersebut menilai isu keterlibatan anggotanya yang beredar di tengah masyarakat tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Kuasa Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, mengatakan pihaknya menyayangkan munculnya narasi yang mengaitkan GRIB Jaya dengan kericuhan setelah demonstrasi. Menurutnya, tudingan tersebut telah merugikan nama baik organisasi karena disampaikan tanpa dasar fakta yang dianggap jelas oleh pihak GRIB Jaya. Wilson mengatakan GRIB Jaya tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan tudingan tersebut apabila nantinya ditemukan unsur pelanggaran hukum.

"Ke depannya, jika memenuhi unsur, kami akan melakukan upaya hukum karena kami memang sudah dijelek-jelekkan dengan isu yang berkembang saat ini, padahal faktanya tidak sesuai," ujar Wilson.

Ia menegaskan pihak GRIB Jaya akan mencermati setiap informasi yang beredar terkait dugaan keterlibatan organisasi tersebut dalam kericuhan. Langkah hukum, kata Wilson, dapat ditempuh apabila informasi yang disampaikan dinilai telah memenuhi unsur pencemaran nama baik atau pelanggaran hukum lainnya. Selain membantah keterlibatan anggota GRIB Jaya dalam kericuhan demonstrasi, Wilson juga menepis isu yang mengaitkan organisasi tersebut dengan peristiwa yang terjadi di kawasan Pejompongan. Salah satu peristiwa yang turut disebut adalah kasus meninggalnya Bambang Setiawan.

Menurut Wilson, GRIB Jaya tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Ia meminta masyarakat tidak mencampuradukkan keberadaan anggota maupun pimpinan GRIB Jaya di sejumlah lokasi dengan tindakan kerusuhan yang terjadi pada malam tersebut. Wilson kemudian menjelaskan keberadaan Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshal alias Hercules, di kawasan Slipi pada malam 27 Agustus 2026. Menurut dia, Hercules memang berada di lokasi setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI berakhir. Namun, Wilson menyebut kehadiran Hercules bukan untuk ikut melakukan kerusuhan. Ia mengatakan Hercules berada di kawasan tersebut dengan tujuan menghalau aksi perusakan dan vandalisme yang terjadi setelah demonstrasi.

Keberadaan Hercules di lokasi sebelumnya menjadi sorotan karena terjadi di tengah situasi yang memanas pascademonstrasi. GRIB Jaya kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan ketua umumnya berada di kawasan tersebut. Wilson menilai kehadiran Hercules justru berkaitan dengan upaya mencegah kerusakan yang lebih luas. Menurutnya, situasi setelah demonstrasi perlu segera dikendalikan agar aksi perusakan maupun vandalisme tidak semakin meluas dan berdampak kepada masyarakat maupun fasilitas di sekitar kawasan.

Pihak GRIB Jaya berharap masyarakat dapat melihat persoalan tersebut secara utuh dan tidak langsung mengaitkan organisasi dengan setiap peristiwa yang terjadi selama rangkaian demonstrasi dan kericuhan pada 27 Agustus 2026. Di sisi lain, proses penanganan kericuhan demonstrasi masih menjadi perhatian aparat keamanan. Polisi sebelumnya mengamankan ratusan orang yang diduga berada di sekitar lokasi kericuhan untuk menjalani pemeriksaan. Dari ratusan orang yang diamankan, sebagian dipulangkan, sementara sejumlah lainnya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana yang terjadi dalam rangkaian kericuhan.

GRIB Jaya menegaskan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut. Organisasi itu juga menyatakan siap memberikan klarifikasi apabila terdapat informasi yang mengaitkan anggotanya dengan peristiwa kericuhan, sekaligus mempertimbangkan langkah hukum jika tudingan yang beredar dinilai telah merugikan nama baik organisasi.

Tag
Memuat tag...