Ironi Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan, Siswa Santap Makanan Sehat di Tengah Kelas yang Roboh

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Ironi Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan, Siswa Santap Makanan Sehat di Tengah Kelas yang Roboh
Nasional

Ironi Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan, Siswa Santap Makanan Sehat di Tengah Kelas yang Roboh

Devi Sry Atmaja · 25 Juli 2026 · 20.44 WIB · 2 dibaca

GROBOGAN, JAWA TENGAHMakan Bergizi Gratis (MBG)

Sejumlah siswa terlihat menyantap menu Makan Bergizi Gratis di area sekolah, tepat di depan bangunan kelas yang atapnya telah roboh. Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata tantangan yang masih dihadapi sekolah dalam menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Di SD Negeri Tanggirejo, sebanyak empat ruang kelas tidak lagi dapat digunakan karena kondisi bangunan dinilai membahayakan keselamatan siswa. Kerusakan pada bagian atap membuat ruang belajar tersebut harus dikosongkan sementara waktu demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Akibat keterbatasan ruang, pihak sekolah terpaksa melakukan berbagai penyesuaian agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung. Salah satunya dengan membagi satu ruang kelas menjadi dua bagian menggunakan sekat berbahan tripleks. Selain itu, siswa kelas lima harus mengikuti pembelajaran di mushala sekolah, sementara ruang perpustakaan yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan koleksi buku kini dialihfungsikan menjadi ruang guru.

Kondisi paling terasa dialami siswa kelas satu dan kelas dua. Karena jumlah ruang belajar yang tidak mencukupi, kedua tingkat kelas tersebut harus mengikuti kegiatan belajar secara bergantian. Pihak sekolah berupaya mempertahankan proses pendidikan agar tetap berjalan meski dengan fasilitas terbatas. Guru dan siswa pun harus beradaptasi dengan kondisi yang ada sambil menunggu adanya perbaikan terhadap bangunan sekolah.

Kepala sekolah dan jajaran tenaga pendidik berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah maupun pihak terkait agar ruang kelas yang rusak dapat segera diperbaiki. Mereka menilai sarana pendidikan yang layak menjadi faktor penting dalam menciptakan proses belajar yang optimal.

Fenomena di SD Negeri Tanggirejo menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya berkaitan dengan program pemenuhan kebutuhan siswa, seperti pemberian makanan bergizi, tetapi juga harus diiringi dengan penyediaan infrastruktur sekolah yang aman dan memadai.

Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya pemerintah memperbaiki fasilitas pendidikan, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan asupan gizi yang baik, tetapi juga tempat belajar yang layak untuk mendukung masa depan mereka.

Tag
Memuat tag...