Langit Ontario Berubah Jingga, Kabut Asap dari 838 Kebakaran Hutan Selimuti Kanada

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Langit Ontario Berubah Jingga, Kabut Asap dari 838 Kebakaran Hutan Selimuti Kanada
Berita International

Langit Ontario Berubah Jingga, Kabut Asap dari 838 Kebakaran Hutan Selimuti Kanada

Devi Sry Atmaja · 18 Juli 2026 · 14.54 WIB · 2 dibaca

Toronto – Langit di wilayah Ontario, Kanada, berubah menjadi warna jingga dramatis akibat kabut asap tebal yang berasal dari ratusan kebakaran hutan yang masih aktif. Fenomena ini kembali mengingatkan publik akan dampak perubahan iklim yang semakin nyata di kawasan Amerika Utara.

Hingga saat ini, otoritas Kanada melaporkan terdapat 838 kebakaran hutan yang belum berhasil dipadamkan di berbagai provinsi. Asap tebal dari titik-titik api tersebut telah menyebar luas dan memengaruhi kualitas udara di Ontario serta beberapa wilayah sekitarnya.

Otoritas kesehatan dan lingkungan setempat mengimbau seluruh warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat diminta sebanyak mungkin berada di dalam rumah dengan pintu dan jendela tertutup rapat, serta menggunakan penjernih udara (air purifier) jika memungkinkan, guna menghindari paparan asap yang berbahaya bagi pernapasan.

Meski situasi saat ini cukup serius dan menyebabkan gangguan kesehatan serta visibilitas rendah, pihak berwenang menyatakan bahwa kondisi ini tidak akan seburuk tahun 2023. Pada musim kebakaran tahun itu, kabut asap dari Kanada sempat menyelimuti sebagian besar Pesisir Timur Amerika Serikat, menyebabkan kualitas udara di New York dan kota-kota besar lainnya mencapai level berbahaya.

Pemerintah Kanada terus mengerahkan ribuan petugas pemadam kebakaran, termasuk bantuan dari militer dan tim internasional, untuk memadamkan api. Cuaca panas dan kering yang melanda beberapa wilayah menjadi faktor pemicu utama meluasnya kebakaran hutan tahun ini.

Fenomena kabut asap ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada sektor penerbangan, pariwisata, serta ekosistem hutan yang menjadi paru-paru dunia. Para ahli mengingatkan bahwa kejadian serupa berpotensi semakin sering terjadi seiring dengan pemanasan global.

Warga Ontario dan sekitarnya diimbau terus memantau update kualitas udara dari situs resmi pemerintah serta mematuhi arahan otoritas untuk keselamatan bersama.

Tag
Memuat tag...