Listrik Flores Pulih 100 Persen Pascagempa 7,7, PLN Kerahkan 1.144 Personel
FLORES — Kabar baik datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Sistem kelistrikan di seluruh wilayah Flores kembali pulih 100 persen setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Laut Flores pada Sabtu (15/8/2026). PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan kembali normal pada Selasa (18/8/2026) pukul 17.40 WITA. Pemulihan ini menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penanganan pascabencana sekaligus membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Proses pemulihan listrik dilakukan secara bertahap setelah gempa menyebabkan gangguan pada sejumlah jaringan kelistrikan di wilayah terdampak. Sebanyak 1.144 personel PLN diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan jaringan, memperbaiki infrastruktur yang mengalami gangguan, hingga menormalkan kembali pasokan listrik. Pekerjaan tersebut dilakukan dengan mendatangi titik-titik gangguan secara langsung. Kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri karena sejumlah akses dan infrastruktur turut terdampak akibat gempa. General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT F Eko Sulistyono mengatakan seluruh sumber daya dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas.
“Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Eko.
Meski seluruh wilayah Flores telah kembali mendapatkan pasokan listrik, PLN belum menghentikan pengawasan terhadap jaringan. Personel masih disiagakan untuk melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi kemungkinan gangguan susulan. Langkah tersebut diperlukan mengingat aktivitas gempa masih berpotensi menimbulkan dampak terhadap kondisi infrastruktur. Pemulihan kelistrikan juga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Pasokan listrik dibutuhkan untuk mendukung fasilitas pelayanan publik, komunikasi, aktivitas ekonomi, hingga kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Kembalinya listrik secara penuh di Flores diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah gempa. Selain kebutuhan dasar, normalisasi listrik juga menjadi penopang bagi aktivitas usaha dan perekonomian daerah. Sektor pariwisata turut diharapkan kembali bergerak, khususnya di kawasan Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi utama di NTT. Dengan sistem kelistrikan yang telah kembali normal, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat secara bertahap kembali menjalankan aktivitasnya. PLN pun memastikan kesiapsiagaan tetap dilakukan di lapangan. Pemantauan jaringan akan terus berlangsung untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal di tengah proses pemulihan pascagempa.