Pria Mabuk Mengamuk Tanpa Busana di Jagakarsa, Pukul Pengendara Secara Acak

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Pria Mabuk Mengamuk Tanpa Busana di Jagakarsa, Pukul Pengendara Secara Acak
Nasional

Pria Mabuk Mengamuk Tanpa Busana di Jagakarsa, Pukul Pengendara Secara Acak

Fazlur Rahman · 20 Agustus 2026 · 15.33 WIB · 9 dibaca

JAKARTA — Seorang pria berinisial Joshua (23) diamankan polisi setelah mengamuk di tengah jalan kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026) malam. Aksi tersebut sempat mengundang perhatian warga dan menjadi perbincangan di media sosial karena Joshua melakukan aksinya tanpa mengenakan busana serta memukul sejumlah pengendara secara acak.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Nurma Dewi mengatakan, polisi membutuhkan waktu cukup lama untuk mengamankan Joshua. Petugas baru berhasil membawa pria tersebut sekitar pukul 23.00 WIB.

Proses pengamanan berlangsung tidak mudah karena Joshua disebut menolak dibawa ke kantor polisi. Petugas kemudian melakukan pendekatan hingga akhirnya pria tersebut dapat diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menyatakan Joshua berada dalam kondisi mabuk ketika melakukan aksi tersebut.

Nurma mengatakan kondisi itu turut menjadi alasan Joshua melakukan tindakan di luar kendali, termasuk melepas seluruh pakaiannya dan memukul orang yang melintas di jalan.


Ketika ditanya mengenai alasan dirinya tidak mengenakan pakaian, Joshua kembali menyebut bahwa dirinya sedang mabuk.

Pria tersebut juga mengaku tidak mengingat secara jelas perbuatannya ketika kejadian berlangsung.

“Dia mengaku dalam kondisi mabuk dan tidak ingat dengan apa yang dilakukannya,” kata Nurma.

Polisi juga memastikan Joshua bukan merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Keterangan tersebut disampaikan untuk meluruskan dugaan yang muncul setelah video aksi Joshua beredar dan menjadi perhatian masyarakat di media sosial.

Meski demikian, polisi tetap melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui secara lebih lengkap kondisi dan kronologi kejadian.

Pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan rangkaian tindakan yang dilakukan Joshua, termasuk aksi pemukulan terhadap pengendara, serta menentukan langkah hukum yang dapat diterapkan apabila ditemukan unsur pelanggaran pidana.

Aksi Joshua di tengah jalan membuat situasi kawasan tersebut sempat menjadi perhatian warga. Selain beraktivitas tanpa mengenakan busana, ia disebut melakukan pemukulan terhadap orang dan pengendara secara acak.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun dirinya sendiri. Petugas akhirnya turun tangan untuk menghentikan aksi tersebut dan mengamankan Joshua.

Peristiwa itu kemudian direkam oleh warga dan tersebar di media sosial. Potongan video yang beredar memperlihatkan situasi ketika Joshua berada di jalan dan melakukan tindakan yang membuat pengguna jalan lainnya menjauh.

Setelah diamankan, Joshua menjalani pemeriksaan untuk mendalami kejadian tersebut.

Polisi masih perlu memastikan secara utuh bagaimana kejadian bermula, dari mana Joshua datang, kondisi yang bersangkutan sebelum mengamuk, hingga siapa saja yang menjadi korban dalam aksi pemukulan tersebut.

Keterangan saksi dan rekaman yang beredar juga dapat menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk memperjelas kronologi.

Polisi mengimbau masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri apabila menghadapi orang yang sedang mengamuk atau berada dalam kondisi tidak terkendali. Langkah yang lebih aman adalah menjaga jarak dan segera menghubungi petugas agar situasi dapat ditangani tanpa menimbulkan korban tambahan.

Kasus Joshua kini masih dalam penanganan kepolisian. Polisi memastikan kondisi mabuk menjadi keterangan awal terkait perilaku Joshua, sementara pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dan konsekuensi hukum dari kejadian tersebut.

Tag
Memuat tag...