Pendidikan Berkualitas Tak Kenal Jarak: Laptop dan Starlink Tiba di Miangas

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Pendidikan Berkualitas Tak Kenal Jarak: Laptop dan Starlink Tiba di Miangas
Nasional

Pendidikan Berkualitas Tak Kenal Jarak: Laptop dan Starlink Tiba di Miangas

Fazlur Rahman · 14 Agustus 2026 · 12.14 WIB · 2 dibaca

Pendidikan berkualitas seharusnya tidak berhenti hanya karena jarak. Prinsip itu kembali ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat menyerahkan bantuan laptop untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara—salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan dan pembelajaran berbasis teknologi di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Selain laptop, pemerintah juga menyediakan dukungan konektivitas internet melalui perangkat Starlink agar keterbatasan geografis tidak semakin membatasi kesempatan belajar para siswa.

“Ini adalah bagian dari realisasi arahan Bapak Presiden agar kita memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi seluruh Indonesia di mana pun mereka berada dan juga dalam rangka mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujar Menteri Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Miangas.

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Mu’ti meninjau langsung progres revitalisasi sejumlah satuan pendidikan, mulai dari TK/PAUD, SD Negeri Miangas, SMP Negeri 2 Nanusa, hingga SMK Negeri 2 Talaud. Beberapa sekolah di pulau ini telah menunggu perbaikan infrastruktur selama puluhan tahun. SDN Miangas, misalnya, yang berdiri sejak 1976, baru mendapatkan bantuan revitalisasi signifikan pada tahun anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp1,9 miliar.

Selain perbaikan bangunan, pemerintah menyerahkan sekitar 30 unit laptop untuk guru dan sekolah (masing-masing sekitar 10 unit untuk SD, SMP, dan SMK), perangkat Starlink, papan interaktif digital, serta alat permainan edukatif untuk jenjang usia dini. Dukungan ini diharapkan mempercepat transformasi pembelajaran digital di wilayah yang selama ini sulit terjangkau jaringan internet konvensional.

Siswa-siswa setempat menyambut positif bantuan tersebut. Mereka mengaku merasa lebih nyaman belajar setelah sekolah direvitalisasi dan dilengkapi perangkat teknologi. Harapan untuk meraih cita-cita—mulai dari menjadi abdi negara hingga mengembangkan potensi diri—pun semakin terbuka.

Pulau Miangas, yang terletak di ujung utara Indonesia, seringkali menghadapi tantangan konektivitas dan akses layanan dasar. Namun, kehadiran teknologi seperti Starlink membuka peluang baru. Siswa kini dapat mengakses materi pembelajaran digital, mengikuti kelas jarak jauh, dan terhubung dengan dunia luar tanpa harus terhambat oleh laut yang luas.

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memastikan pemerataan pendidikan bermutu hingga ke beranda terluar negeri. Bantuan laptop dan konektivitas internet bukan sekadar perangkat, melainkan jembatan yang menghubungkan anak-anak Miangas dengan kesempatan yang sama seperti rekan-rekan mereka di kota besar.

Karena setiap anak, di mana pun mereka berada—baik di pusat kota maupun di pulau terluar—berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan dukungan berkelanjutan, jarak geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Tag
Memuat tag...