Peserta Open Trip Indonesia Diduga Hilang Saat Liburan di Korea Selatan, Travel Klaim Alami Kerugian Rp125 Juta

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Peserta Open Trip Indonesia Diduga Hilang Saat Liburan di Korea Selatan, Travel Klaim Alami Kerugian Rp125 Juta
Berita International

Peserta Open Trip Indonesia Diduga Hilang Saat Liburan di Korea Selatan, Travel Klaim Alami Kerugian Rp125 Juta

Devi Sry Atmaja · 19 Juli 2026 · 19.29 WIB · 2 dibaca

SEOUL, KOREA SELATAN – Seorang peserta open trip asal Indonesia berinisial FYA dilaporkan tidak kembali bergabung dengan rombongan saat melakukan perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga kini, keberadaan FYA masih belum diketahui setelah terakhir kali terlihat di kawasan Myeongdong, salah satu pusat wisata populer di Seoul. Informasi mengenai hilangnya kontak peserta tersebut disampaikan oleh pihak penyelenggara perjalanan. Menurut pihak travel, FYA sebelumnya mengikuti rangkaian perjalanan bersama rombongan wisatawan Indonesia. Namun, setelah berada di kawasan Myeongdong, FYA diduga meninggalkan rombongan dan tidak kembali sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pihak penyelenggara mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mencari keberadaan FYA. Mereka mencoba menghubungi peserta tersebut melalui sejumlah jalur komunikasi, namun belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaannya. Selain melakukan pencarian secara internal, pihak travel juga melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat di Korea Selatan. Koordinasi turut dilakukan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk mendapatkan bantuan dan arahan terkait penanganan kasus tersebut.

"Kami sudah berupaya menghubungi yang bersangkutan, melaporkan kepada pihak kepolisian setempat, serta berkoordinasi dengan KBRI," ujar pihak penyelenggara perjalanan.

Kasus tersebut tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan FYA, tetapi juga berdampak pada pihak penyelenggara perjalanan. Travel menyebut potensi kerugian yang harus ditanggung dapat mencapai sekitar Rp125 juta. Kerugian tersebut disebut berasal dari berbagai konsekuensi, termasuk kemungkinan denda serta dampak administratif terhadap proses pengajuan visa bagi peserta rombongan perjalanan berikutnya.

Pihak travel menjelaskan bahwa keberadaan setiap peserta dalam perjalanan wisata ke luar negeri berkaitan dengan aspek administrasi dan tanggung jawab penyelenggara. Karena itu, kejadian ketika seorang peserta meninggalkan rombongan tanpa pemberitahuan dapat menimbulkan berbagai kendala, terutama terkait aturan perjalanan internasional. Sementara itu, proses pencarian terhadap FYA masih berlangsung. Pihak terkait berharap yang bersangkutan dapat segera ditemukan dalam kondisi aman dan memberikan informasi mengenai keberadaannya.

Tag
Memuat tag...