Diduga Minta Uang Rp500 Ribu untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Aniaya Ibu Mertua

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Diduga Minta Uang Rp500 Ribu untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Aniaya Ibu Mertua
Nasional

Diduga Minta Uang Rp500 Ribu untuk Beli Narkoba, Pria di Bangkalan Aniaya Ibu Mertua

Fazlur Rahman · 30 Agustus 2026 · 13.27 WIB · 5 dibaca

Seorang pria berinisial AW (40) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diamankan polisi setelah diduga menganiaya ibu mertuanya sendiri. Peristiwa tersebut diduga dipicu penolakan korban ketika AW meminta uang untuk membeli narkoba.

Kejadian bermula saat AW disebut meminta uang sebesar Rp500 ribu kepada ibu mertuanya. Uang tersebut diduga hendak digunakan untuk membeli narkoba.

Namun, permintaan itu ditolak oleh korban. Ia mengetahui tujuan penggunaan uang yang diminta sehingga tidak bersedia memberikan uang kepada menantunya.

Penolakan tersebut kemudian diduga memicu emosi AW. Pria berusia 40 tahun itu diduga melakukan penganiayaan terhadap ibu mertuanya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas bergerak melakukan penanganan dan mengamankan AW untuk menjalani proses pemeriksaan terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan tindak kekerasan terjadi di lingkungan keluarga. Perselisihan yang dipicu persoalan uang dan dugaan penyalahgunaan narkoba berujung pada tindakan kekerasan terhadap anggota keluarga sendiri.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian, termasuk bentuk kekerasan yang dialami korban serta motif pelaku. Keterangan dari korban, saksi, dan pihak terkait akan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Dugaan bahwa uang tersebut akan digunakan untuk membeli narkoba juga masih perlu dibuktikan melalui proses hukum. Polisi akan menelusuri seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk memastikan fakta sebenarnya.

AW kini harus menjalani proses hukum atas dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap ibu mertuanya. Penanganan perkara selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.

Kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap penggunanya, tetapi juga dapat memicu konflik dan persoalan sosial di lingkungan keluarga.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan keluarga dengan kekerasan. Setiap konflik yang muncul sebaiknya diselesaikan melalui jalur yang aman dan sesuai hukum.

Tag
Memuat tag...