Karhutla Capai 107 Ribu Hektare, Menko Polkam: Anggaran Selalu Siap Berapa Pun yang Dibutuhkan

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Karhutla Capai 107 Ribu Hektare, Menko Polkam: Anggaran Selalu Siap Berapa Pun yang Dibutuhkan
Nasional

Karhutla Capai 107 Ribu Hektare, Menko Polkam: Anggaran Selalu Siap Berapa Pun yang Dibutuhkan

Rizqi Akbar Sadly · 11 Agustus 2026 · 12.50 WIB · 3 dibaca

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengatakan pemerintah belum menetapkan besaran anggaran secara pasti untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino yang tengah melanda Indonesia. Meski demikian, ia memastikan anggaran akan selalu disiapkan sesuai dengan kebutuhan penanganan di lapangan, tanpa batasan angka yang kaku. Hal itu disampaikan Djamari dalam konferensi pers Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).

"Anggaran saya kira untuk itu anggaran disiapkan oleh pemerintah dan siap, bahkan anggaran itu selalu siap. Saya selalu tanya kepada Kepala BNPB, anggaran berapa? Berapa pun Presiden akan mengeluarkan demi kepentingan mengatasi ini," tegas Djamari. Ia menambahkan bahwa dengan kondisi El Nino yang tergolong kuat tahun ini, pendekatan penanganan pemerintah pun harus jauh lebih kuat dan masif dibandingkan penanganan karhutla pada tahun-tahun sebelumnya.

Djamari mengungkapkan bahwa total luasan lahan yang telah terdampak karhutla di Indonesia sejauh ini mencapai lebih dari 107.000 hektare, tersebar di berbagai wilayah mulai dari Pulau Kalimantan, Sumatera, hingga Jawa. Ia menegaskan bahwa fenomena El Nino kuat yang mulai berlaku saat ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal September atau bahkan awal Oktober mendatang, sehingga berpotensi mempercepat proses perambatan api di berbagai titik kebakaran.

Untuk menunjang upaya pemadaman, Djamari menjelaskan bahwa pemerintah telah mengerahkan sekitar 43 unit helikopter, ditambah 10 hingga 15 unit pesawat sayap tetap (fixed-wing) sesuai kebutuhan di lapangan. Selain melalui jalur udara, penanganan darat juga dilakukan dengan memanfaatkan tangki fleksibel atau alat penampung air sementara berkapasitas besar, yang kemudian disalurkan langsung ke area-area terdampak karhutla. Djamari turut menyatakan bahwa salah satu metode paling efektif dalam mengatasi karhutla adalah operasi modifikasi cuaca guna menciptakan hujan buatan di kawasan terdampak.

Menko Polkam menegaskan kebakaran hutan dan lahan tidak akan dibiarkan meluas hingga mencapai kondisi yang menimbulkan keadaan darurat nasional. Ia memastikan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah, demi memastikan penanganan karhutla berlangsung optimal dan tidak berlarut-larut, khususnya di tengah ancaman El Nino kuat yang diperkirakan setara dengan kondisi El Nino 2015, tahun ketika Indonesia mengalami bencana kebakaran hutan dalam skala sangat besar mencapai 2,6 juta hektare.

Dalam konferensi pers tersebut, Djamari turut didampingi oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (Jumhur), yang sama-sama menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra menghadapi ancaman El Nino kuat tahun ini. Pemerintah berkomitmen untuk terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, baik personel maupun peralatan, guna mencegah meluasnya dampak karhutla yang dapat mengganggu berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, transportasi, hingga aktivitas ekonomi di berbagai daerah terdampak.

Tag
Memuat tag...