Viral Salah Ucap Pancasila Saat Upacara HUT RI, Plt Bupati Pati Minta Maaf

Lensa Nuansa

Portal Berita Indonesia

lensanuansa.com
Viral Salah Ucap Pancasila Saat Upacara HUT RI, Plt Bupati Pati Minta Maaf
Nasional

Viral Salah Ucap Pancasila Saat Upacara HUT RI, Plt Bupati Pati Minta Maaf

Devi Sry Atmaja · 20 Agustus 2026 · 18.16 WIB · 3 dibaca

PATI — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra meminta maaf setelah video dirinya keliru mengucapkan sila kedua Pancasila saat memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi ketika Chandra bertindak sebagai inspektur upacara di Alun-Alun Pati, Senin (17/8/2026). Video tersebut memperlihatkan Chandra berdiri di podium di hadapan peserta upacara dengan mengenakan seragam dinas Wakil Bupati Pati berwarna putih. Ia kemudian memimpin pembacaan teks Pancasila yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Pada awal pembacaan, Chandra dapat mengucapkan sila pertama dengan lancar dan langsung diikuti peserta upacara. Namun, ketika memasuki sila kedua, terjadi kesalahan pengucapan. “Dua, keadilan yang adil dan beradab,” ujar Chandra dalam video yang beredar. Peserta upacara tidak mengikuti ucapan tersebut. Mereka tetap melafalkan teks Pancasila yang benar.

“Dua, kemanusiaan yang adil dan beradab,” ucap peserta upacara secara bersamaan. Momen tersebut kemudian terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Video itu memicu beragam respons dari warganet karena kesalahan terjadi saat pembacaan Pancasila dalam upacara kenegaraan.

Menanggapi video yang viral, Chandra memberikan penjelasan mengenai kondisi dirinya saat memimpin upacara. Ia mengaku sedang dalam kondisi kurang sehat pada hari tersebut. Bahkan, sebelum upacara dimulai, Chandra mengatakan sempat mengalami keringat dingin. Meski kondisi tubuhnya kurang prima, ia tetap menjalankan tugas sebagai inspektur upacara karena kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kondisi tersebut diduga turut memengaruhi konsentrasinya ketika membacakan teks Pancasila di hadapan peserta upacara.

Chandra menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan pengucapan yang terjadi. Ia menyadari bahwa pembacaan Pancasila dalam upacara kemerdekaan merupakan bagian penting dari prosesi kenegaraan. Karena itu, kesalahan tersebut menjadi perhatian setelah rekamannya beredar luas di ruang digital. Meski demikian, kesalahan pengucapan tersebut tidak diikuti peserta upacara. Peserta tetap melanjutkan pembacaan sila kedua dengan teks yang benar sehingga rangkaian pembacaan Pancasila tetap berlangsung.

Video kesalahan pengucapan tersebut kemudian menjadi viral dan mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. Peristiwa itu juga menunjukkan bagaimana momen dalam kegiatan pemerintahan saat ini dengan cepat dapat terdokumentasi dan tersebar melalui media sosial. Di tengah sorotan publik, penjelasan mengenai kondisi kesehatan Chandra memberikan konteks mengenai kejadian tersebut. Ia tetap hadir dan menjalankan tanggung jawabnya sebagai inspektur upacara meski mengaku sedang tidak dalam kondisi kesehatan yang baik. Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Pati sendiri tetap berlangsung dan diikuti peserta dari berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat.

Kesalahan pengucapan tersebut menjadi bagian dari perhatian publik terhadap pelaksanaan upacara, sekaligus mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan konsentrasi bagi petugas yang menjalankan tugas dalam prosesi kenegaraan.

Tag
Memuat tag...